Sudahkah kau tidur, Sayang? Hmmmm... mungkin kau akan tertawa, sebab aku tak pernah mengungkapkan kata indah itu. Bahkan di tulisan mana pun. Langka. Amat sangat tidak ada.Torehanku kau kenal kaku, bermakna dingin, terkadang buas. Mungkin_ aku hanya menafsirkan.
Ada satu hal yang membuat dua mataku malam ini enggan terpejam. Perjuanganmu! Oh manis! Kau menghargaiku.Ucapanku tak kau acuhkan. Saat aku menyuruhmu membuka akun blogerku. Lantas, meskipun kantongmu kering bahkan kau sedang kesukaran membeli bensin, kau sempatkan menukarkan rupiah terakhir. Untuk mendapatkan data internetan! Inilah kau adanya dalam hidupku. Sosokmu yang jauh dari kata hangat, namun menghangatkan. Karaktermu yang bertolak belakang dengan jalur lembut, namun perbuatanmu melunakkan. Jiwaku yang gersang mendadak subur. Karenamu, aku tersenyum. Sebabmu, aku merangkai imajinasi untuk membanggakanmu kelak.
Selamat malam. Semoga mimpi indah! Aku harap tak akan pernah ada masalah berat yang menimpa perjalanan kisah kita menuju altar suci yang diidamkan oleh pasangan jiwa.
16 Agustus 2016.
Komentar
Posting Komentar