Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2016

ENOUGH HERE! (MAR'A QONITA)

Jangan Pernah Menyesal! Ini untuk yang terakhir! Aku tak akan pernah menjadi diriku lagi jika di hadapanmu! Dan aku tak akan pula membicarakan hal-hal yang besar. Satu hal yang ingin aku sampaikan kepadamu! Jangan pernah berharap impianmu akan terwujud jika kau tak mau mengorbankan sesuatu untuk meraihnya. Kau takut! Selalu takut dan bingung! Padahal BERKALI-KALI aku bilang, jika besar impian yang akan kita raih jalan yang perlu ditempuh tidak akan pernah mudah. Menurutku itu sudah menjadi hukum alam! Kau mungkin selalu berpikir aku memperjuangkan impianku pada jalan yang aku kehendaki. TIDAK! Semua yang aku lakukan terkadang bertolak belakang dengan keinginanku. Tapi dari situlah jalan yang indah terbuka. Siapa yang menyangka? TAK ADA! Bahkan aku merasa aku sedang bermimpi di tempat tidur! Asalkan kamu tahu, Nita! Aku tidak pernah mengharapkan kamu menjadi seperti diriku! Aku hanya mengusahakan agar kamu menemukan jalan dengan caraku! Dengan lingkungan yang aku miliki...

AYAH

Hujan, izinkan aku menitip rindu dengan perangko keabadian yang kutulis menggunakan tinta airmata. Sampaikan padanya, bahwa aku tak sanggup membendung perasaan ini. Dua tahun ia pergi dari tempat yang dijadikan surga sesaat, dua tahun pula aku masih menangis. Keputusan takdir ini tak dapat aku terima. Aku setia berharap ia akan hadir dalam impianku.  Ia membuatku merasa sangat bersalah. Aku belum pernah membuatnya bangga. Selalu menyusahkannya. Namun, ia tabah dalam mendidikku. Bagaiamana mungkin aku sanggup melupakan perhatian orang yang aku anggap hebat di dunia ini? Ia adalah seseorang yang tak pernah menuntutku, bahkan saat aku mendapatkan nilai buruk sekali pun, ia senantiasa melindungiku, Selama ini bukannya aku sukar menangkap pengetahuan, hanya saja aku tidak suka dengan suasana di dalam ruangan. Aku bosan, itu membuat kosentrasiku buyar. Aku akan melamun di dalamnya. Semakin lama terkurung, mataku tak lama kemudian pasti terjebak dalam kantuk. Orang lain akan memberi...