Just You!
Hanya kau yang membuatku bertindak
sebodoh ini. Mengenangmu dalam kata-kata, aku menghabiskan waktuku untuk
menenun memori perjalanan hidup yang panjang bersamamu. Karenamu, aku
tahu cara untuk bangkit usai tumbang dan enggan menuangkan semangat ke
dalam cawan yang kedaluarsa dengan impian.
Kau
menerangiku, merengkuh asaku, menyembunyikan resahku, menenggelamkan
sunyiku. Karenamu hidupku yang terasa tiada menjadi ada. Aku
menyayangimu, sebagaimana aku menyayangi ke dua orangtua dan
impian-impian yang teranggap mustahil.
Sebabmu, aku dapat menulis ini. Karya romantis yang akan aku persembahkan untuk motivatorku, FITRIA ANIK MAGHFIROH. Aku tak tahu kapan ia akan singgah dalam tulisanku kembali. Mungkin ia pernah menganggap aku melupakannya. TIDAK. Aku bukan pelupa, aku hanya sedang berpikir keras bagaimana caranya agar sanggup menulis dengan caraku, bukan dengan orang lain. Jadi, inilah aku adanya, menulis kisah cintaku, juga tetap menulis tentang perjalanan hidupku bersama orang-orang bawah.
Karena flasdish yang kau berikan aku menyimpan karyaku, dengan nootbook biru aku menyelesaikan catatan. Terima kasih. Jasamu tak akan pernah aku lupakan. Meski kau sering diam, melamun, atau memandangku dengan tatapan kosong juga dengan khayalan yang terkadang menyebalkan. Aku tetap menyayangimu, di mana pun kau berada, dan apa pun bentuk karaktermu. Satu kata yang ingin aku ucapkan untukmu, you are a romantis man! Miss you!
Komentar
Posting Komentar